Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa Ketika Akhir Bulan

Bagi mahasiswa perantauan yang tinggal di kosan memang terkenal dengan siklus yang sama setiap bulan. Awal bulan ketika kiriman datang akan cenderung loyal untuk membeli barang-barang bahkan untuk mentraktir teman. Pertengahan bulan keuangan akan cenderung stabil hingga masih bisa makan enak, akan tetapi ketika akhir bulan biasanya uang sudah menipis dan terima makan di angkringan. Oleh sebab itu mahasiswa perlu mencari cara mengatur keuangan agar dapat menghindari kondisi yang tidak diinginkan selalu berulang setiap bulan.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan pengeluaran anggaran. Sama seperti negara yang punya APBN, anak kos juga harus membuat rencana anggaran yang akan dikeluarkan satu bulan ke depan, seperti:

  • Anggaran belanja bulanan

Sebagai anak rantau yang berusaha mandiri setiap bulan pasti akan pergi ke swalayan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Seperti sabun mandi, shampo, pasta gigi, parfum, alat kosmetik, dan lain sebagainya.

  • Anggaran buku dan keperluan kuliah

Fotocopy buku ini dan itu merupakan hal yang biasa untuk anak kuliahan. Selain itu juga siapkan anggaran khusus untuk mencetak tugas, membeli kertas gambar untuk anak teknik, dan membeli buku bacaan untuk yang hobi baca.

  • Anggaran Makan

Anak kos cenderung makan di luar karena malas masak. Oleh karena itu pastikan untuk memilih tempat makan dengan harga standard dan apabila ingin di tempat makan mahal cukup sekali-sekali saja.

Baca Juga : 6 Tips Memanfaatkan Layanan UangTeman dengan Maksimal

Hal kedua yang harus dilakukan adalah untuk menghindari hutang. Orang yang berhutang biasanya uangnya sudah habis sebelum akhir bulan dan akan menggantinya pada awal bulan ketika kiriman datang. Oleh sebab itu jatah kiriman akan berkurang dan apabila tetap tidak mau mencari cara mengatur keuangan hal tersebut akan terus terjadi yaitu gali lubang tutup lubang. Sehingga berhutang sebenarnya adalah solusi terakhir ketika gagal untuk berhemat.

Selanjutnya adalah untuk mengontrol nafsu belanja yang ada. Tak jarang ketika belanja bulanan kita akan turut membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Oleh karena itu sebelum belanja akan lebih baik untuk membuat list barang yang akan dibeli di swalayan. Jangan lupa untuk mengajak teman berbelanja bersama untuk mengingatkan agar tidak membeli barang yang tidak perlu dan patuh kepada list belanja saja. Begitu juga ketika hang out dengan teman-teman ke tempat yang butuh mengeluarkan uang. Biasanya walaupun tujuan Anda untuk menemani akan tetapi tak jarang juga turut membeli sesuatu di luar perkiraan. Hal tersebut yang biasanya menyebabkan anggaran membengkak dan tidak cukup hingga akhir bulan.

Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa Ketika Akhir Bulan

Sebagai mahasiswa sudah wajar mempunyai penghasilan tambahan dengan bekerja part time. Apalagi di lingkungan kampus yang banyak sekali menyediakan lowongan pekerjaan seperti di tempat makan, laundry, penjaga toko, hingga minimarket. Oleh karena itu bila dirasa uang yang diputar tetap saja tidak cukup untuk menutupi kebutuhan bulanan bisa mencari uang lebih dengan bekerja sambilan. Selain mendapatkan uang kerja part time juga dapat menambah pengalaman dan teman. Setelah menerima gaji dari tempat kerja, usahakan uang tersebut untuk ditabung sebagai uang simpanan jika ada keperluan mendadak.

Itulah cara mengatur keuangan yang dapat diterapkan mahasiswa agar uang bulanannya sampai akhir bulan. Hal utama yang harus dilakukan sebenarnya adalah mencoba untuk hidup irit dan tidak perlu berfoya-foya apalagi ketika awal bulan dimana uang masih banyak. Usahakan untuk tetap fokus pada tujuan utama yaitu belajar dan bukan ikut-ikutan pergaulan teman yang punya banyak uang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *