Keuntungan Memilih KTA Pinjaman Syariah

Kredit Tanpa Agunan (KTA) konvensional banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan dana tanpa harus menggunakan aset yang dimiliki sebagai jaminan. Walaupun KTA banyak kemudahan dan keuntungan yang diberikan kepada calon yang akan meminjam akan tetapi bagi sebagian orang bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya juga tergolong memberatkan apalagi bila dana pinjaman diperuntukan sebagai modal usaha. Oleh karena itu KTA pinjaman syariah menjadi solusi yang bisa jadi pilihan masyarakat.

Beberapa bank syariah tidak secara tegas mengusung nama KTA untuk memberikan pinjaman tanpa jaminan kepada nasabahnya. Akan tetapi dalam proses dan prinsipnya sama saja dimana tidak perlu memberikan jaminan kepada bank. Seperti contohnya Bank Syariah Mandiri yang menggunakan nama syar’i untuk pinjaman tanpa jaminan yang dapat diajukan oleh nasabah. Salah satu KTA dari Bank Syariah Mandiri dapat dipergunakan untuk membeli kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Pembayaran kendaraan bermotor tersebut akan menggunakan sistem murabahah yang sesuai syariat islam bila Anda mengajukan permohonan kepada bank. BSM juga dapat untuk membantu nasabah memiliki rumah idaman dengan akad atau menggunakan sistem murabahah. Pada dasarnya layanan ini sama dengan KPR bank konvensional. BSM juga menawarkan pinjaman untuk menutupi biaya pendidikan yang diperlukan oleh nasabah. Sistem yang digunakan adalah akad ijarah dengan plafon hingga 250 juta dan tenor 3 tahun.

KTA pinjaman syariah

Bagi Bank BRI pinjaman tanpa memakai jaminan disebut Kredit Muliti Guna (KMG) BRI Syariah yang merupakan KTA pinjaman syariah. Walaupun tidak memakai embel-embel KTA tetapi syarat dan hasilnya sama dengan kredit tanpa agunan dari bank konvensional. KMG BRI syariah merupakan produk pinjaman tanpa jaminan yang ditujukan untuk nasabah yang berstatus sebagai karyawan dari perusahaan yang bermitra dengan pihak BRIS dalam penyerahan gajinya. Adapun syarat untuk bisa mendapatkan KMG BRI Syariah sebagai berikut:

  • Nasabah merupakan karyawan tetap dari perusahaan yang bermitra dengan BRIS.
  • Mempunyai rekening BRI Syariah yang digunakan untuk menerima gaji yang dibayarkan oleh perusahaan melalui payroll.

Baca Juga : Menentukan Lebih Dalam Pinjaman Syariah

  • Usia minimal 21 tahun dan mengerti hukum.
  • Mengajukan permohonan dengan memenuhi dokumen yang dibutuhkan oleh BRI.

Keuntungan yang dapat diperoleh jika mengajukan pinjaman kepada bank syariah yang pertama adalah halal. Dana yang diperoleh dan dicairkan oleh bank syariah akan dijamin kehalalannya hal ini diperuntukkan untuk umat muslim yang menginginkan kehalalan uang yang disetor maupun dipinjam dari sebuah bank. Keuntungan yang kedua adalah fasilitas dan layanan yang sama dengan KTA dari bank konvensional. Fasilitas yang diterima oleh nasabah bertujuan untuk memudahkan transaksi keuangan nasabah seperti internet banking, membayar cicilan, dan lain sebagainya.

Manfaat KTA bank syariah selanjutnya ialah nasabah dapat beribadah melalui zakat. Apabila mengajukan permohonan pinjaman tanpa jaminan kepada bank syariah, keuntungan sebesar 2,5 persen dari keuntungan yang diterima bank akan disumbangkan untuk zakat sesuai dengan aturan islam. Keuntungan yang utama dari bank syariah adalah tidak mengenal bunga yang didalam islam merupakan riba. Untuk mendapat keuntungan bank syariah akan menggunakan cara islam sesuai dengan akad yang telah dilakukan.

Kredit tanpa agunan dimana pihak bank akan memberikan KTA pinjaman syariah kepada nasabahnya sudah marak dilirik masyarakat. Utamanya kepada umat muslim yang menginginkan kehalalan dalam setiap transaksi keuanganannya. Permohonan KTA syariah dapat diajukan oleh siapapun yang memerlukan dana untuk memenuhi kebutuhan utamanya yang berasaskan keislaman seperti untuk umroh atau naik haji. Dimana memerlukan kehalalan uang yang akan digunakan untuk ibadah suci.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *