Amankah Pinjam Uang 10 Juta Lewat Cara Online?

Seiring dengan perkembangan teknologi yang berkembang, kini sudah banyak fintech atau financial technology dimana Anda bisa melakukan peminjaman atau pembiayaan atau hal yang lainnya terkait dengan finansial tanpa harus datang ke kantor yang bersangkutan. Salah satu fasilitas atau layanan yang diberikan oleh fintech adalah peminjaman. Pinjaman yang bisa dipinjam oleh kreditor beragam mulai dari 1 juta hingga 10 juta bahkan lebih. Namun, apakah aman jika pinjam uang 10 juta lewat fintech?

Aman atau tidaknya tergantung dari tempat dimana Anda mengajukan pinjaman senilai 10 juta tersebut. Terdapat banyak alasan mengapa kini tidak sedikit orang yang memilih untuk meminjam uang dengan cara online. Pertama adalah cepat dan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Berbeda dengan kantor yang memiliki jam operasionalnya sendiri, fintech umumnya bisa diakses kapan saja dan dimana saja asalkan Anda memiliki kuota data dan device misalnya smartphone ataupun komputer. Waktu penyetujuannya juga lebih cepat dibandingkan dengan jika Anda mengajukan kredit di bank. Umumnya, waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 2-3 hari kerja.

Kedua adalah syarat yang mudah. Jika dibandingkan dengan persyaratan yang diberikan oleh bank sebagai kreditor untuk memberikan pinjaman sebesar Rp 10 juta, fintech lebih mudah dalam hal persyaratan. Masing-masing fintech memiliki persyaratan yang berbeda satu sama lain namun umumnya yang harus dilampirkan selain form pengajuan kredit adalah scan atau foto kartu identitas, slip gaji, foto, rekening tabungan. Umumnya, fintech tidak menerapkan minimal pendapatan seperti bank namun tetap menetapkan minimal usia dari debitor yang umumnya adalah minimal 21 tahun dan maksimal adalah 60 tahun ketika kredit lunas.

Baca Juga : Tips Cepat Melunasi Pinjam Uang 10 Secara Online

Ketiga adalah lebih mudah. Untuk mengajukan pinjam uang 10 juta lewat fintech tidak serumit yang dibayangkan. Anda tetap perlu akun untuk mengajukan pinjaman di fintech tersebut sehingga nantinya pihak pengelola fintech akan bisa memverifikasi data diri Anda saat Anda mengajukan kredit tersebut. Ada fintech yang pengajuannya lewat website namun ada juga fintech yang memungkinkan Anda untuk bisa mengajukan lewat aplikasi dari perusahaan fintech tersebut.

Keempat adalah transparan dalam pelayanan. Hal tersebut disebabkan karena berbagai macam faktor. Seperti, perusahaan fintech yang ingin menunjukkan ke masyarakat jika perusahaan tersebut terpercaya dan tepat dalam pengelolaan pembiayaan dan tidak merugikan pihak tertentu, agar debitor tahu jika dana dan pengelolaannya tepat dan tidak ada yang tersembunyi yang bisa merugikan diri sendiri apalagi dengan jumlah pinjaman yang mencapai Rp 10 juta.

Sebelum Anda mengajukan pinjam uang 10 juta lewat fintech dan agar lebih aman, perhatikan hal berikut ini:

  • Apakah perusahaan fintech tersebut terpercaya atau tidak. Anda bisa melihat apakah ada gembok hijau di samping kiri alamat website atau lihat alamat websitenya apakah https:// atau http://. Website yang aman adalah yang ada tulisan S pada https://.
  • Ketahui berapa besar bunga yang harus anda tanggung jika Anda meminjam uang di tempat tersebut. Besar bunga akan sangat mempengaruhi anggaran cicilan yang harus Anda bayarkan per bulannya. Sebisa mungkin pilih yang besar bunganya kecil.
  • Syarat dan ketentuan yang berlaku.
  • Besar minimal dan maksimal dana yang bisa dipinjam dan lama tenor atau waktu pelunasannya.
  • Cari tahu biaya yang nantinya mungkin akan Anda tanggung misalnya biaya pelunasan dipercepat atau biaya keterlambatan.
  • Cara pembayaran angsuran.
  • Cara komplain.
  • Cara mengajukan pinjaman ke tempat tersebut.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *